Cek Status Server

Masukkan hingga 100 URL (Setiap URL harus di baris terpisah)



Tentang Cek Status Server

Anda bisa mengecek status situs web favorit Anda, lihat apakah servernya sedang online, down atau offline. Cukup masukkan URL di HTTP di bawah ini, alat pemeriksa status server HTTPS dan alat uji akan melakukan pengujian pada URL secara real time menggunakan pemeriksa kode status HTTP online kami.

Alat pengujian kode status server HTTP kami membantu Anda memeriksa apakah status website sedang offline atau online. Setiap kali browser Anda request, kode status dikembalikan, Ketika terjadi kesalahan, browser Anda mengirimkan beberapa pesan seperti "Ada yang tidak beres bersama dengan kode kesalahan misalnya 404"

Sebagai seorang webmaster atau SEO, Anda harus secara teratur memeriksa status server situs web Anda. Alat untuk ngecek status server dapat diakses secara gratis di Bang Mimin, cek secara gratis untuk satu URL ataupun dalam jumlah banyak sekaligus.

Pengertian Kode Status HTTP

Tempelkan hingga 100 URL di alat uji kami jika Anda ingin memeriksa kode status HTTP yang biasanya tidak ditampilkan browser Anda, alat uji akan menampilkan kode status HTTP dari setiap situs web dalam baris terpisah, Setiap kode status server memiliki arti yang berbeda. Arti dari kode server respons http adalah sebagaimana di bawah ini:

  • 200 kode status: OK. Ini berarti server Anda dapat menampilkan konten untuk URL yang Anda minta.
  • Kode status 301: Dipindahkan Secara Permanen, berarti bahwa URL yang diminta telah dipindahkan secara permanen dan semua pertanyaan lebih lanjut harus diarahkan ke lokasi baru.
  • Kode status 302: Ditemukan, berarti server telah menemukan pengalihan sementara. URL ini bisa digunakan lagi di lain waktu karena hanya sementara.
  • Kode status 307: Pengalihan Sementara, mirip dengan 302 karena pengalihan sementara dan URL yang sama harus digunakan lagi untuk waktu berikutnya.
  • 400 kode status: Permintaan Buruk, berarti bahwa server tidak merespon apa yang Anda cari.
  • Kode status 401: Tidak sah, berarti server Anda tidak akan memberikan akses ke konten tanpa izin
  • Kode status 403: Terlarang, berarti server tidak akan menampilkan konten kepada Anda, biasanya perlu autentikasi.
  • Kode status 404: Tidak Ditemukan, adalah kesalahan umum yang kadang membuat bingung, dan biasanya inilah penyebab Anda mengecek Status Server. Kode kesalahan ini memberi tahu Anda bahwa file yang Anda cari tidak ditemukan. Mesin pencari membutuhkan 404 untuk mengetahui URL mana yang valid dan mana yang tidak.
  • 410 kode status: Hilang, mirip dengan 404. Ini memberi tahu Anda bahwa URL yang Anda cari memang ada, tetapi hilang.
  • 500 kode status: Internal Server Error adalah suatu masalah serius, Anda harus menghubungi pihak hosting Anda. kode ini berarti ada yang salah dengan servernya.

Dari kode kesalahan yang direspon URL, Anda akan dapat mengidentifikasi alasan mengapa URL tersebut beroperasi atau tidak berfungsi.

Jika situs web Anda tidak aktif karena salah satu kesalahan seperti yang disebutkan di atas, Anda harus menyelesaikannya dengan penyedia layanan hosting situs web Anda.

Alat yang mudah digunakan untuk mendeteksi masalah di situs web ini harus menjadi alat penting untuk praktisi SEO dan webmaster. Dengan menggunakannya, Anda sebagai SEO atau webmaster mengetahui dengan tepat apa alasan situs web Anda down, dan Anda dapat segera memperbaikinya.